Rabu, 24 Februari 2010

data untuk laporan
Tepatnya tanggal 12 Oktober diperingati sebagai tanggal berdirinya bisnis C59 (awalnya hanya t-shirt) yang ditandai dengan pernikahan pasangan Marius Widyarto Wiwied dan Maria Goretti Murniati.
Modal usaha awalnya diperoleh dari menjual kado pernikahan mereka untuk mendapatkan satu mesin jahit dan
dua mesin obras. Model bisnis yang pertama kali dijalankan
adalah melayani pesanan/order t-shirt bergambar (sablon) dari sekolah-sekolah maupun instansi pemerintahan disekitar kota Bandung.Nama 'C59' sendiri diambil dari alamat rumah jalan Caladi no. 59. 1985

Nama C59 mulai dikenal sebagai merk produk kaos yang berkualitas, baik bahan maupun teknik sablon karet dan separasi warnanya yang unggul khususnya di Bandung dan Jakarta. 1989 C59 mulai dijual sebagai produk eceran (retail) dengan design-design original yang dibuat sendiri tetap dengan menggunakan merk C59 pada labelnya.Bisnis ini merupakan cikal bakal bisnis retail C59 selanjutnya. 1990

Upaya agar dapat mengantisipasi perkembangan usaha yang cepat,C59 membangun pabrik,dengan fasilitas yang modern bersamaan dengan dibangunnya toko retail (showroom) yang pertama
di jalan Tikukur No. 10 Bandung. 1993 - 1994 C59 berdiri secara sah sebagai perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT), dengan Bpk. Marius Widyarto Wiwied sbg Direktur Utama (sampai saat ini). Kemudian melakukan ekspansi ke beberapa kota di Indonesia, seperti: Jakarta, Balikpapan, Bali, Yogyakarta, Ujung Pandang, Medan, Padang, Lampung, Malang dengan mendirikan toko sendiri dan menjalin kerja sama dengan Ramayana Department Store sebagai saluran distribusi. 1996

PT. Caladi Lima Sembilan memperoleh penghargaan Upakarti untuk kategori Usaha Kecil Menengah (UKM). 1999

PT. Caladi Lima Sembilan (C59) memenangkan penghargaan internasional Merit Award untuk kategori tema : Kalender Terbaik (Best Calendar Theme). 2000 Pada usia yang ke-20 C59 mulai memasarkan produknya ke Eropa Tengah (Ceko, Slovakia dan Germany). Sedangkan untuk mengembangkan pasar lokal nasional, C59 menjalin kerja sama dengan Matahari Department Store. Konsep dan varian produknya juga berubah dari 'Basic t'shirt' (kaos oblong) menjadi 'Fashion Apparel' dengan segmentasi kalangan remaja usia 14-24 tahun. 2001

C59 memperoleh peringkat I (pertama) di ajang penghargaan Enterprise 50 (50 UKM Nasional terbaik) yang diselenggarkan oleh Accenture dan Majalah SWA. 2002-2003 PT. Caladi Lima Sembilan andil peran dalam trend para kawula muda, dengan mengadakan C59 Street Fiesta. Street Fiesta tersebut digelar di 3 kota besar di jawa, antara lain Bandung, Surabaya, Yogyakarta. 2004

C59 sesuai motto Express Your Style, mengekpresikan Music dalam ajang Indonesian Idol, bekerja sama dengan sebuah televisi swasta di Indonesia, RCTI dan Fremantle Media Enterprises, Ltd.


How We Do Business ? Bisnis C59 ada 2 (dua) lini bisnis yaitu Retail dan Custom Made. Retail
Bisnis C59 Retail adalah memasarkan produk C59 yang didesain,dikonsep,dicetak, dan dipasarkan oleh C59. Dengan kata lain, produk asli C59. Untuk menjawab kebutuhan pasar, maka C59 mengembangkan bisnis Retailnya dengan mendirikan showroom dan bekerjasama dengan Outlet-outlet di Indonesia yang berskala nasional(Matahari Dept.Store & Ramayana Dept.Store). Sedangkan showroom-showroom C59 tersebar dibeberapa kota di Indonesia seperti tercantum di "Our Business Location & Distribution".
Custom Made
Bisnis C59 Custom Made adalah suatu bentuk bisnis dimana Andalah pencipta ide,konsep dan desain. C59 hanyalah perantara untuk menjadikan konsep Anda atau melukiskan konsep Anda kedalam T-shirt, Jacket, Sweater, dan Asesoris. Anda melakukan proses order kepada C59. Lokasi untuk melakukan order sama seperti dalam "Our Business Location & Distribution". Lebih jelasnya silahkan lihat / klik Custom Made.
Our Business Location Distribution Kantor Pusat PT Citra Mitra Sejati PT. Caladi Lima Sembilan
Jl. Merak No. 2 Bandung 40133
Telp. 022-2507225 (hunting)
Fax. 022-2507226
Email. pusat@c59.co.id
Yogyakarta
Jl. Kesehatan B-52 Sendowo
Yogyakarta 55224
Telp & Fax. 0274-586825
Email: c59ygy@indo.net.id, tunggulpamenang@lycos.com Bandung
Jl. Tikukur No. 8 Bandung 40133
Telp. 022-2505959 (hunting)
Fax. 022-2500124
Email. c59bandung@c59.co.id
c59bdg@bdg.centrin.net.id Semarang
Pekunden Timur No.40
Semarang 50134
Telp. 024-8411565
Fax. 024-8319693
Email. cmssmg@yahoo.com, indiec59@yahoo.com
Jakarta
Duta Mas Fatmawati Blok. BI/32
Jl. RS Fatmawati No. 39 Jakarta 12150
Telp. 021-7254414 (hunting)
Fax. 021-72791271
Email. c59jakarta@c59.co.id, adadang@c59.co.id, bklestari@c59.co.id
Pondok Gede
Komplek Jatiwarna Indah
Ruko Kuning No.A6
Jl. Pondok Cemara, Sumir
Pondok Gede
Telp. 021-848-5969, 848-5970
Fax. 021-848-5971
Email. c59sumir@yahoo.com
Surabaya
Jl. Bratang Gede No.63
Surabaya
Telp. 031-5048944, 5048945, 5046773
Fax. 031-5048946
Email. bwidodo@sby.centrin.net.id bwidodo@c59.co.id Balikpapan
Komp. Balikpapan Permai Blok HI No. 1
Jl. Jend. Sudirman, Balikpapan 76114
Telp. 0542-415359
Fax. 0542-745001
Email. c59balikpapan@c59.co.id, c59brneo@indo.net.id Makassar
Jl.Abdullah Dg.Sirua No.151 B
Makassar 90321
Tlp & Fax. 0411-431736
Email: c59makassar@telkom.net Kuta Bali
Jl. Singosari No. 38, Kuta Bali
Telp. 0361-755834
Fax. 0361-762289
Email. c59bali@c59.co.id , c59bali@dps.centrin.net.id BIOGRAPHY
Name : MARIUS WIDYARTO
Nick Name : Mas Wiwied
Status : Married
Agama : Katholik
Jabatan : Direktur Utama
Pendidikan :
SD : Bajarmasin Thn.1963-1969
SMP : Aloysius Bandung 1969-1972
SMA : Aloysius Bandung 1972-1975
Universitas : Parahyangan Bandung
Fak.Ekonomi 1975-1980
Email : wiwied@c59.co.id


Prestasi dan Kegiatan :
• Mendirikan / merintis Perusahaan t-shirt C59 dari tahun 1980, sekaligus menjadi pemilik.
• Mengembangkan usaha t-shirt C59 menjadi PT.CALADI LIMA SEMBILAN di tahun 1993, dan disahkan menjadi PT di tahun 1995.
• Penghargaan Entrepreneur Award dari HIPMI tahun 1993.
• Penghargaan Upakarti dari Presiden RI Soeharto tahun 1996.
• Penghargaan Merit Award " Design Best Theme " tahun 1999.
• Penghargaan ASEAN Development Best Economic Executive Award tahun 2000.
• Penghargaan Enterprise 50 versi Majalah SWA, Accenture, HIPMI(rangkin 1) "Prestasi Terbaik Kewirausahaan" tahun 2001.
• Menjadi ketua HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) CHAPTER Bandung.
• Menjadi penasehat ikatan-ikatan Automotive Bandung .
• Menjadi pembicara pada program "Prapurna Bakti" di PLN, PERTAMINA, BNI, Mandiri, Aneka Tambang, dan Garuda.
• Menjadi pembicara pada program Kewirausahaan untuk para santri di pesantren Daarut Tauhid (DT) pimpinan K.H Abdullah Gymnastiar (AA Gym).
• Menjadi pembicara seminar "Entrepreneurship" di Perguruan Tinggi di Indonesia, juga Entrepreneur University (EU), terutama untuk pembekalan sebelum kelulusan.
• Menjadi pembicara dalam program seminar bersama Yahya B.Sunaryo (DIREXION), Hermawan Kertajaya (MARKPLUS), Renald Khasali (SOLUSI), James Gwee (Academia), dan lain-lainnya.

Dengan pengalamannya sebagai praktisi Kewirausahaan, kami siap membagi pengalaman kami kepada Anda dalam wujud :
-- Pembekalan Kelulusan
-- Kuliah Umum
-- Pembicara SEMINAR

-- Wisata Karya

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami di :
PT. CALADI LIMA SEMBILAN
Jl.Merak No.2 Bandung 40133,Jawa Barat
Phone.+62-22-2507225 (Hunting) Ext.24
Fax.+62-22-2507226
PIC (Promotion Dept.):
Bambang "Ogenk" Hariyanto Hp.0811-220021
Asep "Sinetron" Wahyudi Hp.0815-7155959
Mario "Bross" Hp.0856-2115059



Primarindo
• Kategori:
Shoe Manufacture
• Telepon: +62 21 3148331, +62 21 3913640, +62 21 3148317, +62 21 3913652
• Email : , ,
Analisis Pergerakan Saham PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk.
PROFIL PERUSAHAAN
PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk. didirikan di Bandung berdasarkan Akta No. 7 tanggal 1 Juli 1988 dan Notaris Nany Sukarja, S. H. Akta Pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-9967-HT.01.01.TH 1988 tanggal 31 Oktober 1988 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 53 tanggal 2 Juli 1991, tambahan No. 1851. Anggaran Dasar Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta No. 16 tanggal 23 Juni 1999 dari Notaris Raharti Sudjardjati, SH, mengenai ketentuan jabatan komisaris dan direksi perusahaan. Akta perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia sesuai Surat keputusan No. C-1183-HT.01.04.TH.2000 tanggal 2 Februari 2000.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan meliputi bidang usaha infrastruktur dan industri. Perusahaan mulai berproduksi secara komersial pada tanggal 1 Oktober 1989. Kegiatan perusahaan dari sejak pendirian sampai saat ini meluputi industri alas kaki, khususnya produksi sepatu olah raga dan yang berhubungan dengan pengolahan bahan-bahan dasar pembuatan sepatu olah raga tersebut. Perusahaan menerima pesanan dari dan memproduksi sepatu untuk merk seperti YK, FOS International, Jason/Dockers dan Samji.
Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan pabrik berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Kantor pusat perusahaan beralamat di Gedung Dana Pensiun – Bank Mandiri Lt. 3A,Jl. Tanjung Karang No. 3-4A, Jakarta. Jumlah karyawan perusahaan sebanyak 3.624 karyawan pada tahun 2008 dan sebanyak 3.294 karyawan pada tahun 2009.
ANALISIS SAHAM PERUSAHAAN



laporan analisis pergerakan harga saham PT PRimarindo Asia Infrastructure
Grafik pergerakan harga saham PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. mulai dari tanggal 2 Januari 2008 sampai 30 September 2009 tidak mengalami perubahan karena perusahaan tersebut tidak melakukan transaksi saham yang berada di Bursa Efek Indonesia selama periode waktu tersebut. Perusahaan seperti ini sering disebut dengan perusahaan yang sedang tidur. Menurut analisis penulis, hal ini bisa terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa hal sebagai berikut.
1. Kerugian Perusahaan
Menurut laporan keuangan tahun 2008 PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. kondisi keuangan perusahaan ini mengalami kerugian sebesar Rp 21.734.768.059,- (Data terlampir). Kondisi keuangan yang seperti ini, dapat mengurangi minat investor untuk membeli saham perusahaan ini. Kondisi keuangan yang seperti ini menandakan bahwa perekonomian perusahaan Primarindo Asia Infrastructure masih belum stabil. Para investor tidak akan mengambil resiko yang terlalu besar dengan menginvestasikan uangnya di perusahaan yang tidak ada kepastian keuntungannya.
2. Produk
Dilihat dari produk yang dihasilkan, perusahaan ini kalah bersaing dengan perusahaan lain yang memproduksi merk terkenal seperti Nike, Fila, Puma, Reebok, Adidas, dan sebagainya yang diminati oleh konsumen di Indonesia. Sehingga, saham dari perusahaan ini pun kurang diminati oleh investor karena prospek perusahaan kurang menguntungkan bagi para investor.
3. Isu
Isu yang berkembang di masyarakat sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan para investor dalam memilih saham. Karena isu yang berkembang di masyarakat merupakan tolok ukur menurut cara pandang para pengamat. Sehingga, hal ini sangat penting untuk mengetahui bagaimana latar belakang kinerja perusahaan tersebut. Misalnya, apa yang pernah terjadi pada perusahaan, keberhasilan perusahaan, kegagalan perusahaan, dan lainnya. Jika perusahaan diisukan buruk, terutama di bidang perekonomian perusahaan, maka investor akan segera mempertimbangkan untuk tetap bertahan dengan saham perusahaan tersebut atau segera menjual saham tersebut untuk mengurangi resiko terjadinya kerugian.
Dalam TEMPO Interaktif (Selasa, 01 Pebruari 2005 | 13:18 WIB), dituliskan bahwa Bursa Efek Jakarta (BEJ) menghentikan sementara perdagangan (suspend) efek PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk. di pasar reguler mulai hari ini. “Dengan demikian, saham perseroan ini hanya dapat diperdagangkan di pasar negosiasi hingga pengumuman lebih lanjut,” papar Yose Rizal, Kepala Divisi Pencatatan Sektor Rill BEJ melalui pengumuman tertulisnya di Jakarta, Selasa (2/1). Penghentian sementara ini dilakukan karena Primarindo Asia belum membayarkan denda yang dikenakan sebesar Rp 50 juta atas keterlambatan menyampaikan laporan keuangan triwulan ketiga 2004. (Jenis perdagangan saham lihat Glosarium)
Berdasarkan pengalaman buruk yang pernah dilakukan oleh perusahaan ini, maka dapat mempengaruhi kinerja sahamnya yang berada di Bursa Efek. Karena sebelum investor memutuskan untuk membeli saham, mereka akan mencari tahu bagaimana sejarah dan perkembangan perekonomian dari perusahaan tersebut terlebih dahulu. Jika perusahaan pernah melakukan suatu kesalahan yang berdampak besar dan perusahaan tidak mampu memberikan progress yang signifikan, maka perusahaan tersebut akan kehilangan kepercayaan dari para investor dan masyarakat. Seperti halnya PT Primarindo Asia Infratructure, setelah adanya kesalahan tersebut, perusahaan masih mengalami kerugian dalam aktivitas operasi perusahaan. Sehingga, investor pun tidak akan mengambil resiko kerugian dengan membeli saham di perusahaan yang memiliki kondisi seperti ini.
4. Tidak Ada Kesepakatan Transaksi
Kesepakatan transaksi akan tercapai jika pembeli dan penjual saham menyepakati suatu harga tertentu sehingga terjadi kesepakatan harga dari kedua belah pihak. Sedangkan dari grafik dapat dilihat bahwa PT Primarindo Asia Infrastructure tidak ada volume transaksi saham, sehingga tidak pernah ada kesepakatan transaksi. Ada spekulasi bahwa PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk. ingin menjual sahamnya dengan harga yang cukup tinggi dengan kondisi perusahaan yang agak buruk tersebut. Sedangkan investor tidak ingin membeli saham perusahaan yang agak buruk dengan harga minimum yang ditetapkan perusahaan. Sehingga, tidak ada kesepakatan antara keduanya dan tidak ada transaksi.
5. Bencana Global
Bencana global sangat berpengaruh terhadap pergerakan bursa saham. Bencana global merupakan bencana yang dapat mempengaruhi kegiatan bursa efek, misalnya krisis global, flu babi, dan lainnya. Dalam Vivanews hari Selasa, 28 April 2009 diberitakan bahwa flu babi mengganggu pergerakan bursa di Asia, termasuk berpengaruh terhadap melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Indonesia. Dengan demikian, investor juga akan mempertimbangkan untuk tidak memilih saham perusahaan PT Primarindo Asia Infratructure Tbk. dalam menginvestasikan uangnya karena hal itu akan membawa dampak yang buruk bagi investor. Dengan pertimbangan, menurunnya IHSG, berarti ada beberapa perusahaan besar yang mengalami penurunan harga saham. Jika perusahaan besar terpengaruh terhadap bencana global tersebut, apalagi perusahaan kecil seperti PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk.
6. Pernyataan dari Perusahaan Lain
Pernyataan dari perusahaan lain juga berpengaruh terhadap perusahaan. Karena perusahaan lain akan memberikan pernyataan yang sesuai dengan kerjasama yang sudah dilakukan dengan perusahaan yang bersangkutan.
Suara Karya (Rabu, 11 April 2007) menuliskan bahwa Bursa Efek Jakarta, Selasa, memutuskan untuk menghentikan sementara (suspense) atas perdagangan saham PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) di seluruh pasar pada sesi pertama perdagangan, 10 April 2007. Menurut Kepala Divisi Perdagangan BEJ Suspandi, suspense tersebut dilakukan sehubungan dengan gugatan pailit dari PT Coast Rejo Indonesia (CRI) terhadap PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk. “Bursa sedang meminta penjelasan tertulis kepada perseroan terkait penjelasan rinci tentang penyebab serta upaya-upaya yang dilakukan perseroan tercatat untuk menyelesaikan permasalahnya dengan kreditur,”ujarnya. Bursa meminta pihak-pihak yang berkepentingan terhadap efek perseroan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh peseroan.
Dengan adanya pernyataan tersebut, akan menjadikan pertimbangan tersendiri untuk tidak berinvestasi pada saham PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Sehingga tidak ada investor yang membeli saham perusahaan yang terkait.
B. Nilai Tertinggi, Terendah, Rerata, dan Standar Deviasi
Berdasarkan data pada tanggal 2 Januari 2008 – 30 September 2009, maka dapat dihasilkan perhitungan sebagai berikut:
1. Nilai Tertinggi, Terendah, dan Rerata
Nilai tertinggi(high, low, closing price) = 900
Nilai terendah(high, low, closing price) = 900
Rerata (high, low, closing price) = 900
Nilai tertinggi, terendah, dan rerata (volume) = 0
Nilai tertinggi menunjukkan nilai yang paling tinggi diantara transaksi saham yang pernah dilakukan dalam periode waktu tertentu. Nilai terendah menunjukkan nilai yang paling rendah diantara transaksi saham yang pernah dilakukan dalam periode waktu tertentu. Rerata menunjukkan nilai rata-rata dari transaksi saham yang pernah dilakukan dalam periode waktu tertentu. Karena perusahaan dalam periode waktu 2 Januari 2008 – 30 September 2009 tidak melakukan transaksi saham, maka nilai tertinggi, terendah, dan rerata volume transaksi pada periode tersebut adalah 0 (nol), karena volume transaksi merupakan jumlah transaksi yang terjadi per harinya. Sedangkan nilai tertinggi, terendah, dan rerata untuk harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan saham tetap sama, yaitu 900, karena tidak ada tawar menawar harga yang menimbulkan kesepakatan harga baru.
2. Standar Deviasi
Standar deviasi merupakan properti data yang menggambarkan keragaman suatu kumpulan data. Berdasarkan data pergerakan saham PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk. dari 2 Januari 2008 – 30 September 2009, maka diperoleh standar deviasi:
S high price = 0
S low price = 0
S closing price = 0
S volume transaksi = 0
Hasil perhitungan standar deviasi ini menunjukkan bahwa tidak ada keragaman data pada pergerakan harga saham dan volume transaksi PT Primarindo Asia Infrastructure pada periode tersebut. Hal ini terjadi karena perusahaan ini tidak melakukan transaksi saham.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pada tanggal 2 Januari 2008 – 30 September 2009 PT Primarindo Asia Infratructure Tbk. tidak ada pergerakan harga saham karena tidak pernah terjadi transaksi saham perusahaan.
GLOSARIUM
BEJ menggolongkan perdagangan Saham dalam 3 segmen pasar :
• Pasar Reguler : Pasar Reguler adalah pasar dimana perdagangan Efek di Bursa dilaksanakan berdasarkan proses tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction market) oleh Anggota Bursa Efek melalui JATS dan penyelesaiannya dilakukan pada Hari Bursa ke-3 setelah terjadinya Transaksi Bursa (T+3).
• Pasar Negosiasi : Pasar Negosiasi adalah pasar dimana perdagangan Efek di Bursa dilaksanakan berdasarkan tawar menawar langsung secara individual dan tidak secara lelang yang berkesinambungan (Non Continuous Auction Market) dan penyelesaiannya dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan Anggota Bursa Efek.
• Pasar Tunai : Pasar Reguler Tunai (Pasar Tunai) adalah pasar dimana perdagangan Efek diBursa dilaksanakan berdasarkan proses tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction market) oleh Anggota Bursa Efek melalui JATS (Jakarta Automated Trading System) dan penyelesaiannya dilakukan pada Hari Bursa yang sama dengan terjadinya Transaksi Bursa (T+0).
PT. Primarindo Asia Infrastructure, tbk (Sepatu Tomkins)

Tidak ada komentar: